MamiGoNet

Selasa, Februari 19, 2019

Cara Setting DNS pada Linux Debian 8



Ini cara-cara Setting DNS pada Linux Debian 8

1. Langkah yang harus kita lakukan adalah menginstall aplikasi dns server terlebih dahulu, caranya yaitu ketik perintah #apt-get install bind9 nanti akan terlihat tulisan
“Do you want to continue? [Y/n]” lalu ketik Y dan tekan Enter. Tunggu loading hingga selesai

2. Selanjutnya mengubah atau mengatur IP Addres pada linux
Untuk mengatur IP Address pada Linux Debian 8 ini, buka terlebih dahulu file Interfaces yang berada pada direktori /etc/network/. Ketikkan perintah
 #nano /etc/network/interfaces
Setelah file tersebut terbuka, tambahlah atau ganti konfigurasi yang ada pada bawah tulisan “# The Primary Network Interface” dalam file tersebut. IP Address dapat diganti sesuai dengan keinginan atau kebutuhan.
Contoh :
...
# The Primary Network Interface
auto eth0 iface eth0 inet static
address 192.168.2.1      
netmask 255.255.255.0       
network 192.168.2.0        
broadcast 192.168.2.255       
gateway 192.168.2.1        
nameserver 192.168.2.1
Jika sudah selesai, simpanlah konfigurasi yang telah kita buat tadi dengan menekan kombinasi tombol CTRL + O pada keyboard, kemudian tekanlah CTRL + X untuk keluar dari editor Nano atau file tersebut.
Setelah kita konfigurasi maka restartlah dengan perintah # /etc/init.d/networking restart
Lalu untuk melihat konfigurasi tadi ketikkan perintah # ifconfig.

3. Membuat zone domain, yaitu dengan menentukan nama domain dan juga server Debian. Ketikkan perintah #nano /etc/bind/named.conf.local  lalu tekan Enter
Lalu tambahkan beberapa script pada bagian paling bawah sendiri. Dan untuk yang ip ditulis dari belakang (contoh 192.168.10.1 ditulis menjadi 10.168.192)
Contoh:
zone "terserahkamu.net" {
                 type master ;
file " /etc/bind/db.terserahkamu" ;
};
zone " 10.168.192.in-addr.arpa"{
type master ;
file " /etc/bind/db.192"{
};

4. Lalu kita masuk pada tahap file forward, fungsinya yaitu untuk mengkonversi dari DNS ke Ip Address, ketiklah perintah #cd /etc/bind  lalu tekan Enter
Setelah itu ketik perintah lagi #cp db.local db.terserahkamu lalu tekan Enter dan tambahkan script di file forward, yaitu dengan cara ketik perintah #nano db.terserahkamu
Lalu ubah beberapa sricpt dengan mengubah localhost yang ada disana dengan nama domain Anda tadi (terserahkamu.net) jika sudah lalu Save caranya : CTRL+O >> ENTER >> CTRL+X

5. Selanjutnya kita buat file Reverse yaitu file db.192. caranya yaitu dengan mengcopy file db.latihan tadi " cp db.terserahkamu db.192" lalu enter.
Lalu masuk ke file db.192 caranya: "nano db.192 " lalu tekan enter dan ganti yang bagian bawah dengan nama domain yang tadi (terserahkamu.net).
Jika sudah simpan caranya CTRL+O >>ENTER >> CTRL+X

6. Setelah itu ceklah kembali apakah sudah tidak ada eror lagi. Dengan caranya
named-checkconf -z named.conf atau dapat dilihat sudah tidak ada eror ataupun file not found lagi.

7. Lalu restart paketnya, caranya: " /etc/init.d/bind9 restart " lalu enter. bila berhasil akan muncul OK.

8. Lalu cek apakah berhasil atau tidak. Caranya dengan : " nslookup nama domain" ( nslookup terserahkamu.net) atau bisa juga dig.nama domain (dig.terserahkamu.net) lalu enter. dan jika berhasil akan nampak IP nya.


Demikianlah tutorial singkat mengenai cara settings DNS pada Linux Debian 8


Semoga Bermanfaat

Minggu, Februari 17, 2019

Konfigurasi Jaringan atau Network Pada Debian 8

Konfigurasi jaringan pada Linux sangatlah berbeda dengan konfigurasi network pada Windows . Apalagi jika Linux yang kita pakai adalah linux server bukan linux dekstop, tentunya tidak memerlukan fungsi mouse lagi. Untuk yang baru atau sedang belajar membuat server pastinya akan kebingungan untuk memulainya. Karena konfigurasi network merupakan langkah awal untuk kita memulai membuat sebuah server linux.


Konfigurasi Jaringan Di Debian 8

1. Untuk melakukan konfigurasi jaringan, setelah kita login pada Linux,  maka kita harus mengkonfigurasi ip address dari Linux dengan 8 kita ini, sebelumnya kita harus mengecek dan melihat interfaces mana saja yang aktif yaitu dengan perintah
 ifconfig

2. Untuk melihat atau mengcek seluruh interface yang up ataupun down gunakan perintah ifconfig –a

3. Setelah langkah itu kita akan mengedit file konfigurasi yaitu pada /etc/network/interfaces

4. Lalu edit seperti ini dengan ketentuan konfigurasi sebagai berikut:

a. Adapter1 akan saya atur dhcp, agar bisa request ip address dari isp.
b. Adapter2 akan saya atur static, karena server akan saya jadikan dhcp server. Server yang menjalankan dhcp server harus memakai ip static.

Jika sudah lalu kita lanjut dengan save yaitu dengan cara ctrl+x lalu Yes dan tekan Enter.

4. Restart service network dengan perintah yaitu service networking restart. Setelah itu coba ifconfig dan silahkan liat hasilnya.

Penjelasannya adalah sebagai berikut :

> address merupakan alamat IP yaitu singkatan dari Internet Protocol yang Anda mau
netmask yang anda pakai, itu berfungsi yaitu sebagai penunjuk letak suatu host, network, dan juga broadcast.

> broadcast merupakan  alat yang dipakai untuk mengirimkan sebuah paket untuk semua host, broadcast juga bisa dihitung yaitu dengan maksimal user + 1 , apabila maksimal user 254, maka broadcastnya adalah 255

> dns-nameservers merupakan ip dari dns server yang anda pakai
gateway yang ia menjadi gerbang terhubungnya ke internet, atau bisa juga untuk keperluan mencari route

> network merupakan letak dari suatu host, network dapat ditentukan lewat netmask.

Nah,  sekian dulu artikel singkat tentang Konfigurasi Jaringan Debian 8 ini.
Semoga bermanfaat, dari sini Anda sudah bisa mengkonfigurasi jaringan pada Debian 8 Jessie.

Terima Kasih

Jumat, Februari 15, 2019

Kumpulan Repository Lokal Linux Debian Jessie


Di artikel sebelumnya sudah membahas mengenai Repository untuk Linux CentOS, Baca  disini dan kali ini saya akan share tentang Repository Lokal untuk Linux Debian. Nah, dalam artikel kali ini akan saya share nih Repository Lokal untuk Debian dan tentunya untuk Debian Jessie. Debian Jessie ini adalah sebutan untuk debian versi 8.

Repository Lokal Debian Jessie

#KAMBING-UI

deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://kambing.ui.ac.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free

#KEBO VLSM

deb http://kebo.vlsm.org/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free

#DATA UTAMA SURABAYA

deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free

#UNEJ

deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ jessie main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian/ jessie-updates main contrib non-free
deb http://mirror.unej.ac.id/debian-security/ jessie/updates main contrib non-free

Waduh Kok banyak banget ya? Harus pilih yang mana dari sekian banyak link diatas?
Saya anjurkan untuk memilih  KAMBING-UI. Kenapa? Pokoknya itu rekomended lah. Yah,  untuk KAMBING-UI servernya lebih stabil dan jarang down dari pada yang lainnya. Setelah menggunakan Repo di atas sebaiknya Anda harus Update dan Upgrade dengan cara mengetikan perintah berikut.

1. Sudo su
2. apt-get update
3. apt-get upgrade

Min, Saya kan tidak bisa mengganti Repositorynya, Bagaimana caranya?
Cara untuk mengganti repository sangatlah mudah Anda perlu mengedit file etc/apt/sources.listMenggunakan user Root.

Bagaimana cara mengeditnya?

Cara mengeditnya Anda tinggal ketikan nano /etc/apt/sources.list kemudian ganti semua isinya dengan Repository di atas, Kemudian Update dengan perintah apt-get update. Sampai disini Anda sudah berhasil

Semoga bermanfaat Terima Kasih.


Nur Muhammad Al Amin

Senin, Februari 11, 2019

Cara Mengubah Repository Centos 7

Siapa sih yang gak kenal dengan Sistem Operasi Centos? Centos adalah sebuah sistem operasi yang bebas yang didasarkan pada Red Hat Interprise Linux. Centos sendiri bermula dari proyek komunitas yang diawali menjelasng akhir tahun 2003. Centos ini memiliki tujuan untuk menyediakan sistem operasi untuk skala perusahaan.
Nah kali ini MamiGoNet akan membahas mengenai Repository Centos. Sebelum ke cara merubahnya, apa sih Repository itu?

Repository adalah sebuah server kusus yang dalamnya tersedia semua paket-paket yang dibutuhkan oleh sistem operasi. Bisa dikatakan Repository itu tandon tempat untuk menampung semua paket-paket dan aplikasi yang dibutuhkan. Lantas bagaimana cara Mengubah Repository pada Centos 7?

Oke ikuti langkah berikut :

Cara Mengubah Repository Centos 7

Sebelum men set repository pada Centos , Anda harus mengetahui versi distribusi CentOS milik Anda. Caranya gimana? Sangatlah mudah Anda tinggal memasukan perintah berikut  :

Cat /etc/redhat-release

Nah jika sudah, selanjutnya silakan konfigurasikan sebelum melakukannya, sebaiknya backup terlebih dahulu untuk menghindari terjadinya error. Untuk backup masukan perintah berikut :

cp /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo
/etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo.old


Setelah dibackup kemudian konfigurasikan file pada CentosOS-Base.repo.
Untuk konfigurasinya masukan perintah sebagai berikut :

vi /etc/yum.repos.d/CentOS-Base.repo

Kemudian tekan tombol i untuk memulai mengedit. Kemudian isikan seperti di bawah ini.

[CentOS Plus]

name=CentOS


baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/7.4.1708/centosplus/x86_64/


enabled=1


gpgcheck=1


gpgkey=http://kambing.ui.ac.id/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-7

[Extras]


name=CentOS


baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/7.4.1708/extras/x86_64/


enabled=1


gpgcheck=1


gpgkey=http://kambing.ui.ac.id/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-7

[Fasttrack]


name=CentOS


baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/7.4.1708/fasttrack/x86_64/


enabled=1


gpgcheck=1


gpgkey=http://kambing.ui.ac.id/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-7

[OS]


name=CentOS


baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/7.4.1708/os/x86_64/


enabled=1


gpgcheck=1


gpgkey=http://kambing.ui.ac.id/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-7

[Update]


name=CentOS


baseurl=http://kambing.ui.ac.id/centos/7.4.1708/updates/x86_64/


enabled=1


gpgcheck=1


gpgkey=http://kambing.ui.ac.id/centos/RPM-GPG-KEY-CentOS-7


Jika selesai kemudian simpan dengan menekan tombol Ctrl + C, lalu ketikkan :wq.
Setelah itu tekan enter. Sampai pada langkah ini anda telah berasil mengubah Repository CentOS 7 milik Anda, agar mulai berjalan Anda harus melakukan Update dan Upgrade, tetapi sebelum Update harus dan perlu setting jaringan pada CentOS 7 milik Anda, untuk settingnya bakalan kami Update artikel berikutnya.

Sekian duru dari MamiGoNet semoga bermanfaat.

Terima Kasih

Minggu, Februari 10, 2019

Cara Membuat Tag Komentar di HTML

Kali ini saya akan membahas mengenai HTML yaitu membuat Komentar Di HTML.Sebenarnya apa sih HTML itu? Mengenai HTML sudah kami ulas di beberapa postingan yang lalu, Anda bisa membacanya di artikel terkait  lainnya di situs ini.

Bila ingin membuat Komentar di HTML Anda harus menggunakan awalan <!- dengan penutupnya yaitu ->.

Agar tidak bingung langsung saja kita praktekan. Untuk mempraktekan Anda perlu aplikasi editor seperti NotePad, Sublime dan lainnya, disini saya menggunakan Sublime. Masukan kode HTML di bawah ini dan simpat dengan format HTML.

Contoh :

<!DOCTYPEhtml >
<html>
<head>
   <title>Belajar Tag Komentar (comment)</title>
</head>
<body>
   <!-- <p>Ini berada di dalam tag komentar,
           dan tidak akan tampil di halaman MamiGoNet</p> -->
   <p>Ini bukan komentar, dan akan tampil di browser MamiGoNet</p>
</body>
</html>

Bisa anda lihat sendiri dari contoh di atas, dari contoh di atas saya menggunakan tag pembuka yaitu <!- dan penutup yaitu ->.

Tag komentar ini akan terus berlaku selama belum ditemukan tag penutup seperti contoh di bawah ini :

<!DOCTYPEhtml>
<html>
<head>
   <title>Belajar Tag Komentar (comment)</title>
</head>
<body>
   <!-- <p>Ini berada di dalam tag komentar,
           dan tidak akan tampil di browserMamiGoNet</p>
   <p>Ini juga tidak tampil di browserMamiGoNet</p>
    -->
   <p>Ini bukan komentar, dan akan tampil di browserMamiGoNet</p>

   <!--<p>Ini juga tidak tampil di browserMamiGoNet</p> -->

</body>
</html>
Hasil :















Maka hasilnya akan sama seperti gambar di atas . Gambar di atas adalah hasil dari kode HTML.  Selain itu Tag komentar ini bisa Anda gunakan untuk membuat bagian sisi web Anda tidak tampil untuk sementara, jadi jika kalian ingin meng-hidden bagian tersebut anda bisa menggunakan tag komentar ini.

Mungkin itu saja dulu mengenai Tutorial HTML kali ini, tunggu Tutorial belajar HTML selanjutnya. Semoga bermanfaat dan Terima kasih.


Loading...